
Diagram kepuasan pengguna lulusan menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan pengguna terhadap lulusan berada pada kategori baik dan sangat baik pada hampir seluruh aspek kemampuan. Aspek Kompetensi Etika memperoleh penilaian tertinggi dengan persentase sebesar 36,93% pada kategori sangat baik dan 47,74% pada kategori baik, sedangkan kategori cukup dan kurang masing-masing hanya sebesar 14,41% dan 0,90%. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan dinilai memiliki sikap profesional, integritas, dan etika kerja yang sangat baik di lingkungan kerja. Pada aspek Keahlian pada bidang ilmu (kompetensi utama), pengguna lulusan memberikan penilaian sangat baik sebesar 33,33% dan baik sebesar 43,24%, yang menunjukkan bahwa kompetensi akademik lulusan telah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Selanjutnya, aspek Kemampuan berkomunikasi juga memperoleh penilaian positif dengan persentase sangat baik sebesar 24,32% dan baik sebesar 44,14%, sedangkan kategori cukup dan kurang masing-masing sebesar 25,22% dan 6,30%. Pada aspek Kerjasama tim, penilaian sangat baik mencapai 36,03% dan baik sebesar 39,63%, menunjukkan bahwa lulusan mampu bekerja sama dengan baik dalam lingkungan profesional. Selain itu, aspek Pengembangan diri memperoleh penilaian sangat baik sebesar 30,63% dan baik sebesar 31,53%, walaupun masih terdapat kategori cukup sebesar 33,33% yang menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan adaptasi dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian khusus. Aspek Kemampuan berbahasa asing menunjukkan persentase kategori cukup dan kurang yang relatif tinggi, yaitu sebesar 35,13% dan 9,00%, sementara kategori sangat baik hanya sebesar 12,61%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi internasional lulusan masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat global. Selain itu, aspek Penggunaan teknologi informasi juga menunjukkan hasil yang belum optimal, dengan persentase kategori kurang mencapai 16,21%, tertinggi dibandingkan aspek lainnya. Kondisi ini mengindikasikan perlunya penguatan literasi digital, penguasaan perangkat teknologi, dan kemampuan penggunaan teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan industri.
Secara keseluruhan, hasil kepuasan pengguna lulusan menunjukkan bahwa lulusan telah memiliki kualitas yang baik terutama pada aspek etika, kompetensi utama, komunikasi, dan kerja sama tim. Akan tetapi, program studi masih perlu melakukan peningkatan berkelanjutan pada kemampuan berbahasa asing dan penguasaan teknologi informasi melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan kerja sama dengan dunia industri agar lulusan memiliki daya saing yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional



