Kesesuaian Bidang Kerja

Pada TS-2, dari total 58 responden, sebanyak 9 lulusan (15,52%) berada pada kategori kesesuaian rendah, 6 lulusan (10,34%) pada kategori sedang, dan 43 lulusan (74,14%) pada kategori tinggi. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan TS-2 bekerja pada bidang yang memiliki tingkat kesesuaian tinggi dengan kompetensi keilmuan yang diperoleh selama masa studi.

Pada TS-1, dari total 50 responden, sebanyak 6 lulusan (12,00%) berada pada kategori kesesuaian rendah, 7 lulusan (14,00%) pada kategori sedang, dan 37 lulusan (74,00%) pada kategori tinggi. Distribusi ini menunjukkan pola yang relatif sama dengan TS-2, di mana kategori kesesuaian tinggi menjadi proporsi terbesar.

Secara keseluruhan, gabungan data TS-2 dan TS-1 menunjukkan bahwa dari total 108 responden, terdapat 15 lulusan (13,89%) pada kategori rendah, 13 lulusan (12,04%) pada kategori sedang, dan 80 lulusan (74,07%) pada kategori tinggi.

Berdasarkan distribusi tersebut, dapat dianalisis bahwa mayoritas lulusan bekerja pada bidang yang sesuai dengan kompetensi keilmuan program studi, yang terlihat dari dominasi kategori kesesuaian tinggi. Jika kategori sedang dan tinggi digabungkan sebagai kategori yang sesuai, maka diperoleh total 93 lulusan (86,11%). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan telah terserap pada bidang pekerjaan yang relevan dengan capaian pembelajaran dan kompetensi yang dikembangkan dalam kurikulum program studi.