A. Kepuasan Mahasiswa Terhadap Layanan PNP
Aspek yang diukur terkait kepuasan mahasiswa terhadap layanan manajemen ini mencakup:
- Tata Pamong.
- Kerjasama.
- Layanan Mahasiswa Baru.
- Layanan Kemahasiswaan.
- Layanan Perpustakaan.
- Layanan Akademik.
- Sumber Daya Manusia (SDM).
- Sarana dan Prasarana Pendidikan.
- Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M).
Hasil kepuasan mahasiswa PSDTTE terhadap layanan PNP dalam tiga tahun terakhir

Berdasarkan Grafik diatas terlihat bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan manajemen di lingkungan PNP berada pada kategori sangat baik, dengan capaian persentase berada pada rentang 87%–93% selama periode 2023–2025. Secara umum, terjadi peningkatan kepuasan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023, kemudian pada tahun 2025 terjadi sedikit penurunan pada beberapa aspek, namun tingkat kepuasannya masih berada pada kategori tinggi. Hasil evaluasi untuk setiap aspek kepuasan yang diukur dapat dilihat pada laporan evaluasi hasil kepuasan mahasiswa terhadap layanan.
Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa layanan manajemen PNP, khususnya PSDTTE telah berjalan efektif dalam mendukung kebutuhan mahasiswa. Namun demikian, PNP tetap perlu melakukan peningkatan berkelanjutan terutama pada aspek layanan kemahasiswaan, perpustakaan, dan P2M agar kualitas layanan dapat terus meningkat dan sesuai dengan harapan mahasiswa.
B. Kepuasan Mahasiswa terhadap Pembelajaran/layanan Pendidikan
Instrumen survei disusun berdasarkan lima dimensi kualitas layanan, yaitu:
- Reliability (Keandalan).
- Responsiveness (Daya Tanggap).
- Assurance (Jaminan).
- Empathy (Empati).
- Tangible (Sarana Pendukung).
Kelima aspek tersebut digunakan untuk mengukur konsistensi dan kualitas pelaksanaan pembelajaran, responsivitas dalam layanan pembelajaran, kompetensi dan profesionalisme dosen, kepedulian dosen terhadap mahasiswa, serta ketersediaan sarana dan media pendukung pembelajaran. Hasil survei digunakan sebagai dasar evaluasi dan tindak lanjut peningkatan mutu proses pembelajaran secara berkelanjutan.
Hasil kepuasan mahasiswa PSDTTE terhadap pembelajaran dalam tiga tahun terakhir

Berdasarkan hasil survei kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran yang disajikan pada Gambar C.7.2 diperoleh hasil bahwa tingkat kepuasan mahasiswa berada pada kategori sangat baik dan relatif stabil selama dua tahun akademik terakhir (TA 2023/2024 & TA 2024/2025). Pada TA 2023/2024, mayoritas mahasiswa memberikan penilaian pada kategori “Sangat Baik” dengan persentase rata-rata sekitar 82%–84% pada seluruh indikator. Penilaian kategori “Baik” berada pada kisaran 15%–17%, sedangkan kategori “Cukup” dan “Kurang” sangat kecil, masing-masing hanya sekitar 1%–2%. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah memenuhi harapan mahasiswa baik dari aspek kualitas dosen, penyampaian materi, interaksi pembelajaran, maupun dukungan fasilitas akademik.
Pada TA 2024/2025, hasil evaluasi menunjukkan kepuasan mahasiswa masih sama dengan tahun sebelumnya. Persentase kategori “Sangat Baik” tetap dominan pada seluruh dimensi dengan nilai sekitar 82%–83%, sedangkan kategori “Baik” berada pada kisaran 16%–17%. Persentase kategori “Cukup” dan “Kurang” tetap rendah dan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kualitas layanan pembelajaran di PSDTTE mampu dipertahankan secara berkelanjutan. Hasil kepuasan tersebut mengindikasikan bahwa proses pembelajaran telah berjalan efektif dan sesuai harapan mahasiswa, baik dari aspek kompetensi dosen, keterlaksanaan pembelajaran sesuai RPS, respons dosen terhadap kebutuhan akademik mahasiswa, maupun dukungan sarana pembelajaran. Tingginya penilaian pada aspek Reliability dan Assurance menunjukkan kepercayaan mahasiswa terhadap profesionalisme dosen dan mutu proses akademik. Sementara itu, capaian pada aspek Responsiveness dan Empathy mencerminkan komunikasi akademik yang baik serta adanya perhatian dosen terhadap kebutuhan mahasiswa.
Meskipun hasil survei menunjukkan capaian sangat baik, aspek Tangible tetap perlu menjadi perhatian melalui peningkatan fasilitas pembelajaran, laboratorium, dan media pembelajaran berbasis teknologi agar kualitas layanan dapat terus meningkat dan relevan dengan perkembangan pembelajaran vokasi berbasis industri. Hasil evaluasi untuk setiap aspek kepuasan yang diukur dapat dilihat pada laporan evaluasi hasil kepuasan mahasiswa terhadap layanan.



