Waktu Tunggu Lulusan

Jumlah responden yang dijadikan acuan perhitungan waktu tunggu lulusan, kesesuaian bidang kerja, dan tingkat dan ukuran tempat kerja adalah 84 responden (98,82% dari total responden) yang terdiri dari TS-2 37 responden dan TS-1 47 responden. Hasil distribusi data menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan (51,19%) memperoleh pekerjaan < 3 bulan, 48,81% lulusan mendapat pekerjaan dalam kurun waktu 3 ≤ WT ≤ 18 bulan dan 0% memperoleh pekerjaan > 18 bulan. Kondisi ini menunjukkan bahwa secara umum lulusan mampu memperoleh pekerjaan dalam waktu yang relatif cepat setelah menyelesaikan studi. Nilai rata-rata waktu tunggu yang dihasilkan yaitu sebesar 2,96 bulan.

Berdasarkan sebaran data tersebut, lulusan PSSTrTRIL menunjukkan kemampuan yang baik dalam memasuki dunia kerja. Tingginya proporsi lulusan dengan waktu tunggu kurang dari 3 bulan mengindikasikan bahwa kompetensi yang dimiliki lulusan cukup relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Sementara itu, jumlah lulusan yang membutuhkan waktu lebih dari 3 bulan untuk memperoleh pekerjaan relatif rendah dibandingkan kategori lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan mampu memperoleh pekerjaan dalam waktu relatif singkat setelah menyelesaikan pendidikan.

Capaian waktu tunggu lulusan PSSTrTRIL yang relatif baik tersebut didukung oleh kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL), serta pembekalan soft skills dan kesiapan kerja. Selain itu, peran pusat karir dan jejaring alumni dalam menyediakan informasi serta akses terhadap peluang kerja turut membantu mempercepat proses transisi lulusan dari pendidikan ke dunia kerja.